Pertimbangan Memilih Investasi Rumah, Tanah dan Apartemen

Investasi Rumah,Tanah atau Apartemen . Mana yang lebih menguntungkan ? di artikel ini coba di ulas pertimbangan memilih investasi rumah, tanah dan apartement karena saya sendiripun sedang butuh wawasan tentang investasi ini mengingat dana investment juga terbatas.

Bicara Investasi dalam bidang apapun yang diharapkan adalah tingkat pengembalian atau sering disebut dengan istilah return.

Nilai return dapat menjadi positif alias untung atau bisa saja menjadi negatif alias rugi . Return = Income + Capital , Capital bisa bernilai + , atau – ( loss )

Dalam investasi rumah tanah atau apartement kita perlu memilah-milah mana yang berpotensi sebagai income dan mana yang berpotensi sebagai capital dan ini yang menjadi pertimbangan Berikut tabel investasi rumah tanah dan apartemen plus analisanya .

Analisa untung rugi investasi tanah, rumah dan apartemen

Pertimbangan Memilih Investasi Rumah, Tanah dan Apartemen
Pertimbangan Memilih Investasi Rumah, Tanah dan Apartemen

1. Pertimbangan Investasi Tanah

a. Return yang cukup besar, ini bisa didapat dari data rata-rata kenaikan tanah (disekitar Jakarta) dalam hal ini Cibubur, Depok dan Serpong pertahun dalam kisaran 15 persen s/d 30 persen tentu tergantung lokasi dan infrastruktur disekitarnya;

b. Biaya perwatan relatif sangat rendah;

c. Tidak perlu diasuransi, relatif aman karena tidak bisa terbakar.

d. Sulit untuk mendapatkan income tambahan dlm bentuk sewa, dll;

e. Lebih sulit dijadikan jaminan utang di Bank jika dibandingkan dengan rumah;

f. Semakin luas, semakin tidak likuid karena sulit mencari pembeli yang memiliki banyak uang.

2. Pertimbangan Investasi Rumah

a. Return yang sedang, namun tetap menjanjikan. Meskipun harga permeter persegi lebih mahal sekitar + 5 persen hingga 10 persen dari harga tanah, namun kenaikan harga pertahun masih dibawah kenaikan harga tanah. Kenaikan harga berada dalam kisaran 10 persen hingga 25 persen

Trending  Tips Menggantung Lampu di Ruang Makan

b. Lebih likuid dari pada tanah karena mayoritas orang lebih suka membeli rumah dari pada membeli tanah;

c. Lebih mudah untuk dijadikan jaminan utang di Bank;

d. Kemungkinan mendapatkan income tambahan sedang karena bisa disewakan.

e. Nilai ekonomis bangunan terus menyusut setiap tahunnya, biasanya sebesar 10 persen penyusutan pertahun;

f. Dengan adanya bangunan maka pembayaran Pajak (PBB) menjadi lebih mahal jika dibanding dengan tanah;

g. Perlu diasuransikan terhadap kemungkinan kebakaran.

3. Pertimbangan Investasi Apartemen

a. Return yang kecil, hal ini disebabkan karena adanya nilai susut dari bangunan apartemen yang cukup besar yakni sekitar 20 persen pertahun;

b. Cukup likuid karena orang masih mencari apartemen yang pada umumnya berlokasi strategis. Sedangkan jika membeli rumah pada lokasi strategis memerlukan jumlah uang yang lebih besar. Meskipun harga apartemen per M2 cukup mahal, namun masih lebih sedikit dana yang dikeluarkan karena luasan partemen yang relatif kecil;

c. Jika dijadikan jaminan di Bank, nilai taksasi dibawah rumah;

d. Umumnya income tambahan cukup besar;

e. Biaya rutin seperti listrik dan perawatan relatif mahal karena dihitung dengan mengikut sertakan fasilitas bersama atau fasilitas umum;

f. Tidak dapat merenovasi sesuka hati, hanya terbatas pada interior;

g. Sering terjadi masalah yang terkait dengan unit milik orang lain, misalkan kebocoran kamar mandi atau pipa pembuangan air milik orang lain yang mengakibatkan unit yang kita miliki harus di perbaiki.

Silahkan , kita pertimbangkan mana yang cocok untuk kita pilih menjadi investasi .

Buka

Related Articles

Back to top button