Jenis Jenis Investasi dan Bisnis Properti Rumah

Dewasa ini boleh dibilang properti rumah menempati urutan pertama diantara semua bisnis properti. Rumah sebagai bentuk investasi masa depan cenderung lebih diminati oleh pebisnis lantaran lebih banyak menjanjikan keuntungan.

Untuk itu tak heran jika sekarang banyak pengembang atau developer mulai terjun ke bisnis ini, entah yang masih pendatang baru ataupun mereka yang sudah memiliki jam terbang di dunia bisnis properti ini.

Perkembangan bisnis properti sendiri dapat kita lihat dengan semakin banyaknya type-type rumah yang banyak ditawarkan konsumen dalam bentuk perumahan,

mulai dari type rumah minimalis sederhana, minimalis klasik, minimalis modern, kontemporer, hingga rumah modern mewah di kawasan elite.

Selain rumah, properti tanah menempati urutan kedua sekaligus bisnis investasi properti jangka panjang yang juga menjanjikan keuntungan menggiurkan. Seperti yang kita tahu harga tanah semakin hari semakin meroket.

Dengan sendirinya jika kita mengalokasikan dana untuk investasi tanah, maka dikemudian hari tanah tersebut dipastikan harganya bertambah naik, bahkan bisa dua kali lipat.

Bisnis Property Yang Menjanjikan Cuan

Jadi apabila kita menggeluti bisnis jual beli tanah, resiko menderita kerugian sangat tipis. Berikut ini jenis bisnis properti yang berkaitan dengan properti rumah yang penting untuk kita ketahui:

1. Pasar Investasi Tanah kavling

Bisnis investasi ini umumnya pengembang atau developer membangun sejumlah perumahan di suatu kawasan sekaligus juga menjual sebidang tanah kavling kepada konsumen yang ingin menentukan sendiri desain rumahnya.

Oleh sebab itu banyak sekali investor properti yang merupakan investor perseorangan berinvestasi pada jenis tanah kavling dikawasan dimana para pengembang atau developer membangun properti rumah.

Dan sebagai bentuk strategi bisnis, kemudian para investor menjual kembali tanah kavling tersebut setelah harga tanah menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Trending  Tips Konstruksi Rumah Hemat Biaya

2. Pasar Properti yang Disewakan

Bisnis properti yang disewakan biasanya bersifat jangka panjang misalnya dalam bentuk rumah, ruko, townhouse, rukan, atau apartemen. Pasar properti jenis ini umumnya di-handle oleh investor, pengembang atau juga perseorangan.

Dengan cara membangun kemudian menyewakan berbagai properti tersebut, investor mendapat keuntungan dari sewa properti, selisih dari harga tanah, serta apresiasi dari kenaikan harga properti. Cara investasi seperti ini juga sering disebut investasi aktif.

3. Pasar Tanah

Jenis bisnis investasi ini termasuk investasi properti perseorangan dengan cara membeli tanah yang kemudian digunakan untruk membangun rumah kemudian dijual kembali.

Dengan membeli tanah kemudian membangun rumah, lalu menjualnya dalam bentuk properti maka ada 2 keuntungan yang diperoleh,

pertama adalah nilai tambah dari selisih harga tanah matang (setelah tanah dibangun rumah) dengan harga tanah mentah (saat tanah dibeli).

4. Pasar Properti

Jenis pasar properti misalnya ruko, townhouse, rumah, rukan, apartemen, dan ruko yang dibagi menjadi 2 yaitu primer dan sekunder.

Kedua jenis pasar tersebut dijual dengan berdasarkan hukum permintaan yaitu permintaan serta penawaran. Pasar primer sangat dipengaruhi oleh harga material bangunan serta besarnya suku bunga KPR. Dan sebaliknya pasar sekunder sangat dipengaruhi kondisi sosial, ekonomi, dan kependudukan.

5. Pasar Properti yang Memiliki Goodwill

Bisnis properti rumah seperti ini umumnya di-handle oleh seseorang atau dari sektor perhotelan ataupun apartemen sewa yang dikelola secara terencana oleh suatu tim management khusus.

Dengan kata lain pemodal tidak hanya sekedar membeli tanah dan membangun rumah, tapi sekaligus juga menyediakan segala fasilitas serta pelayanannya. Bisnis properti sewa seperti ini juga mencakup kondotel, villa, rumah sakit, sewa apartemen, dan lain-lain.

Buka

Related Articles

Back to top button